Suwarno-Tajuddin Maju Independen, SQ Serbu Akar Rumput

GRESIK – SURYA- Pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Suwarno Putronagoro-Tajuddin Thalabi dipastikan ikut meramaikan Pilkada Gresik, melalui jalur independen. Kepastian itu disampaikan Suwarno di sela-sela bertemu dengan pengurus Sekretariat Bersama Serikat Pekerja-Serikat Buruh (Sekber SP-SB) di Jalan A Yani, Gresik, Senin (28/12).

Menurut Suwarno, sebenarnya ada dua rencana yang akan dilakukan sebelum mendaftar ke KPU. “Yaitu plan A, kami akan maju dari jalur independen. Sedangkan plan B, kami akan maju melalui partai politik,” ujar pengusaha kelahiran Desa Mbebis, Kecamatan Menganti.

Untuk rencana A, pengusaha konstruksi ini mengaku sudah mengantongi hampir 25.000 dukungan dari 18 kecamatan. Dia optimis, untuk melengkapi dukungan hingga tiga persen jumlah penduduk atau setara dengan 40.000 orang, akan dapat tercapai sebelum dirinya ketemu pendukunganya di Wisma A Yani, Gresik pada 9 Januari 2010.

“Saat itu kami ketemu kader, berbicara tentang program dan orangtua profesional. Kalau memang memungkinkan, kami juga akan melaunching diri,” kata pria yang dua kali menjadi Ketua Kadin Timor Leste tersebut.

Tentang rencana B, Suwarno mengaku saat ini terus melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol seperti Partai Demokrat, PAN, maupun PKNU. Hanya dirinya tidak berani memastikan tentang peluangnya.

“Makanya, kami mengutamakan plan A. Hanya, kami terus melakukan komunikasi dengan Partai Demokrat melalui jaringan kami di pengurus pusat,” tegasnya seraya menyebut, bila bersama Tajauddin Thalabi membuat jargon Pasti Pas untuk Memimpin Gresik.

Sementara itu, pasangan cabup-cawabup yang diberangkatkan Partai Golkar Sambari Halim Radianto-M Qosim terus melakukan sosialisasi di akar rumput. Kemarin, pasangan yang menamakan dirinya SQ itu bertemu kader PKK Desa Giri, serta memberikan bingkisan kepada anak yatim piatu setempat. Selain dihadiri Sambari dan Qosim, ikut pula Ketua Tim Pemenangan SQ Ahmad Nurhamim, Kepala Desa Giri Ainur Ghorry, dan mantan Kadisnaker Basuki Moerachman.

“Jangan minder dan putus asa. Walau orang tua kalian sudah meninggal, kalian tetap punya harapan untuk menjadi orang besar. Tentu, kalian harus bersemangat dalam belajar,” ujar Sambari saat memberikan sambutan. san

sumber : http://tinyurl.com/yhptjc3


«      

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

Komentar

Alias:
Email:
For:  
Mail will not be published
(but it's required)
Initializing...